You Are My Heart (Part 1-2 END)

Tittle ::You’re my heart

Rating :: Teenager

Lenght :: ??

Genre :: Romance

Cast ::

Han Rae Na

Lee Donghae

Han Eun Jae

=========================================================

*Han Rae Na POV*

Annyeong,namaku Han Rae Na.Aku sekarang sudah kelas 2 SMU di Shinhwa High School.Aku mempunyai seorang sepupu bernama Lee Donghae,dia sudah kuliah sekarang.Dan..aku sekarang mulai menyukainya.Namun,aku takut akan hal ini.Karena dia dan aku adalah satu keluarga.

Suara Klakson mobil terdengar dari luar,seperti biasa dia menjemputku.

Dia pun melambaikan tangannya padaku

“eomma,aku berangkat dulu”

“ne..hati hati di jalan ya sayang”

“pasti eomma”

“Ayo kita berangkat” kata nya sambil membukakan pintu mobilnya untukku

“Ne”

Di dalam mobil,kami bercanda seperti biasa.

“Hmm..Rae Na,apa kau mau membantuku ?? ppali…”

“Memangnya ada apa ?? serius sekali”

“Hmm..kau mau tidak menjadi yeoja chingu pura puraku ?? sehari saja,hanya menemaniku ke pesta ulang tahun mantan yeoja chinguku” katanya memelas padaku

“Han Rae Na maksudmu ?? yang selingkuh di belakangmu itu ??” kataku,dia pun mengangguk

“memangnya apa untungnya untukku ??”  kataku

“Hmm..akan ku belikan kau coklat cukup untuk satu minggu ?? bagaimana ?? jebal….”

“Hmm..kalau berhubungan dengan coklat,aku mau” kataku sambil tertawa

“aish kau ini,kalau coklat saja..pasti mau”

“biarin” kataku sambil menjulurkan lidahku

“nahh..sudah sampai.Nanti kau ku jemput ya” katanya

“Ne ^^”

~~Pulang Sekolah~~

Donghae menjemputku,dia pun mengantarku sampai di depan rumah

“oppa tidak masuk dulu ??”

“ahh..ani,tidak usah.Oh ya,nanti malam kau ku jemput ya”

“Ne^^” jawabku

~~Malamnya~~

Aku di dandani oleh eommaku.Aku tidak tahu apa yang telah dilakukan eomma denganku,aku di paksa memakai High Hells dan Dress putih yang menurutku terlalu……..yakht,sexy..kerena bahu dan punggungku terbuka.Padahal aku tidak biasa berpakaian seperti ini.Dan..aku tidak bisa memakai sepatu seperti ini,aku selalu mau terjatuh jika hendak melangkah.Juga..rambut panjang gelombangku dibiarkan terurai.

Donghae pun datang.Dia terlihat sangat tampan dengan Tuxedonya sambil menyunggingkan senyumnya.”owh..you’re so beautifull to night” katanya sambil memandangiku penuh takjub.

“gomawo” sahutku

Aku pun berjalan kearahnya.Dia pun menggandeng tanganku menuju mobilnya

Sesampainya di tempat pesta,dia pun menggandeng tanganku.Kami memasuki tempat pesta,banyak sekali orang orang di sana.Terlihat Han Rae Na mendekati kami,”heyy..saengil chukkahamnida” kata Donghae,sedangkan aku hanya tersenyum padanya.”Ne,chenman.Rupanya kau sudah mendapat penggantiku ya” katanya tersenyum licik padaku.”ne,dia yeoja chinguku,ya kan chagi ??” katanya sambil memeluk pinggangku.aku pun mengangguk.

Aku pun mengulurkan tanganku “Han Eun Jae imnida” kataku.Tapi dia tidak menyambut tanganku.”silahkan bersenang senang,anggap saja rumah sendiri” katanya pada Donghae,dan meninggalkan kami berdua.Kami pun bersenda gurau di sana,sambil meminum minuman yang ada di sana.Tapi aku merasa Rae Na memandangi kami sedari tadi.”oppa..apa kau tidak merasa Rae Na unnie dari tadi memandangi kita” kataku dengan suara pelan.”Ne,aku tahu” katanya.

“oppa,kaki ku sakit.Apa kulepas saja ??” kataku

“andwe…sini,biar kutahan badanmu”

Dia pun memeluk pinggangku makin erat.

“oppa.Rae Na unnie berjalan ke arah kita” kataku

“sudah kutebak,dia pasti akan marah jika melihat kita berdua” jawab Donghae

Donghae oppa pun mendekatkan wajahnya ke arahku,dia pun melumat bibirku hangat,aku melihat ke arah Rae Na unnie,dia menghentikan langkahnya,sambil menatap sinis ke arahku.Aku pun memejamkan mataku sambil menitikkan air mata karena merasa telah diperdaya oleh sepupuku sendiri.

Beberapa menit kemudian dia pun melepaskan ciumannya

“ap..ap…apa yang oppa lakukan padaku ??” kataku sambil menangis

“Mianhe Eun Jae..jeongmal mianhe…”

“kenapa oppa tega melakukan ini padaku ??” kataku pergi,walaupun kakiku masih sangat sakit dan dinginnya malam merasuk ke tubuhku,tapi aku tetap berjalan sebisaku.

”Eun Jae..tunggu..” kata Donghae oppa sambil mengejarku,dia pun melepaskan Jas yang dia pakai lalu di tutupinya punggungku.Dia pun membawaku ke mobilnya.

Di dalam mobil,aku memalingkan wajahku darinya,tidak sepatah katapun keluar dari mulutku.Tak terasa cairan bening keluar dari bola mataku.Menangis,yahh..hanya ini yang dapat ku lakukan.Akupun terlelap.

*Donghae POV*

Kulihat wajahnya,kini aku merasa sangat bersalah padanya.Kugendong dia,dan kuketuk pintu rumahnya “Ehh..Donghae,ayo cepat masuk” kata ahjumma

“ne,ahjumma..tadi Eun Jae tertidur di dalam mobil”

“kalau begitu langsung bawa saja ke kamarnya” lanjut ahjumma,akupun mengangguk.

Di kamar Eun Jae,kurebahkan dia di atas kasurnya,sebelum pergi “Mianhe Eun Jae..jeongmal mianhe..,tapi aku sungguh mencintaimu Eun Jae..sejak kita dari kecil..Saranghae Eun Jae” kataku lalu mencium keningnya.Akupun pamit kepada ahjumma.

*Eun Jae POV*

Sebenarnya aku sudah bangun tadi..tapi aku sangat terkejut dengan apa yang kudengar barusan..”Saranghae” yahh..dia mengatakannya.Apa yang harus kulakukan ?? menghindar darinya kah ??

~TBC~=========================================================

Jujur..memang aku mencintainya,tapi aku masih belum siap dengan semua ini.Besok pasti dia menjemputku seperti biasa..dengan cara apa agar aku bisa menghindar darinya ?? akht..lelah aku memikirkan semua ini.

=Esoknya=

Seperti yang kukira,dia menjemputku seperti biasa.Aku buru buru menghindar darinya,dan mencoba pergi dari hadapannya.Namun,tangan hangatnya menggapai tangan kananku dari belakang.”Eun Jae..oppa mohon,jangan perlakukan oppa seperti ini..” katanya lesu

Sementara aku hanya diam.Dia pun mendorongku ke dalam mobil.Di dalam mobil,aku hanya memandang ke luar kaca.Kurasakan tatapan matanya tertuju padaku,namun tak kuhiraukan.Setelah sampai,aku bergegas ingin keluar,saat tanganku memegang pintu mobil,dia menggenggam tanganku,kupandangi wajahnya ”Eun Jae..maafkan oppa,oppa tidak bermaksud memperalatmu..” katanya,namun tak kujawab,dan kutepis tangannya.”nanti oppa jemput ya..” katanya.Akupun berlari ke arah kelasku.Aku tak ingin membuat hatiku bertambah sakit karenanya.

=Pulang Sekolah=

Dan benar..dia menjemputku,namun kemudian kulihat ada sebuah Taxi lewat,ku berhentikan Taxi itu,akupun memasukinya.

*Author POV*

*Huft..akhirnya author kebagian juga biarpun cuman sedikit,dari tadi cuman Eun Jae ma Donghae doang..ya udah,,lanjut….*

Donghae hanya dapat diam,dan hanya dapat menatap Taxi tersebut berlalu semakin jauh.

=Di dalam Taxi=

*Eun Jae POV*

Kupalingkan wajahku ke arah belakang,kulihat Donghae oppa memandangiku.Kupalingkan kembali wajahku,karena aku tidak ingin melihatnya.

=Beberapa Hari Kemudian=

“Eun Jae,sudah cukup,oppa sudah tidak sanggup lagi dengan perlakuanmu.Tolong maaf kan oppa,dan biarkan oppa mencintaimu” katanya setelah menarikku ke sebuah taman.”Tapi oppa,aku tidak mencintaimu” kataku berbohong.”kalau begitu akan oppa buat kau mencintaiku,arasso..” lanjutnya.

“terserah kau lah oppa..tapi aku sudah mengatakannya,kalau aku tidak mencintaimu..” jawabku lalu pergi.

~~~

Semakin hari Donghae oppa selalu memberiku perhatian lebih.Selalu ada saja yang dia berikan untukku setiap dia menjemputku.Sedangkan aku hanya dapat menjawab dengan senyuman.

Aku sebenarnya juga sakit menahan perasaanku seperti ini terus,tapi aku tidak ingin terjadi..karena dia sudah kuanggap sebagai oppaku sendiri,dan aku tidak ingin mengubahnya hanya demi cinta.Namun..semakin ingin kutepis rasa ini,semakin besar pula rasa cintaku padanya.Akht..aku ingin gila rasanya.

Sorenya,seperti janjinya aku menunggunya di depan rumah.Katanya dia ingin membawaku ke sebuah tempat.Kulihat mobil Donghae oppa datang.Diapun keluar sambil membawa selembar sapu tangan.

“Mau apa oppa membawa sapu tangan itu ??” kataku penuh tanya

“Ani..cepat pasang untuk menutupi matamu” katanya lembut

“Mwo ??”

“Akht..sini,biar aku saja yang pasangkan” lanjutnya sembari menutup mataku dengan sapu tangan itu.

“kita mau ke mana oppa ??”

“Nanti kau juga tahu..” katanya.

Akupun di bawanya menaiki mobilnya.Aku hanya bisa pasrah,tak berapa lama kami pun berhenti.”Sudah sampai,kajja..” katanya sambil menuntunku keluar dari mobil.

Kami pun memasuki sebuah ruangan.”sekarang bukalah..” katanya sambil membantuku membuka penutup mata ini.Ku buka mataku perlahan.

Kulihat ruangan ini,sepertinya aku kenal ruangan ini..”ini..ini kan ruang tempat waktu kita saat masih TK yang sering kita datangi untuk bermain itu kan ??” kataku takjub *ceileh bahasanya*.”Ne..aku sengaja meminta ijin untuk meminjam ruangan ini” jawabnya.”coba kau lihat sekelilingmu” katanya.Akupun melihat sekeliling,ada banyak coklat di ruangan ini.Ada yang berbentuk kue,coklat batangan,coklat hangat,air mancur coklat..dan semuanya yang berbau coklat ada di sini.”Kau suka ??” akupun mengangguk.Dan langsung memeluk Donghae oppa.Dan kamipun saling menatap sejenak.

“Would you can be my girl friend ??”

Akupun mengangguk dengan menahan malu,

Author POV*

‘deg’ Donghae mendekatkan wajahnya ke arah Eun Jae*aduh tambah malu*.

“waah,Eun Jae kau memakai lipstick ya^^” ternyata tampak ya?? Aduh padahal udah tipis-tipis. tanpa Eun Jae sadari,Donghae semakin mendekatkan wajahnya lebih dekat lagi sekarang, “ini warna kesukaanku^^” ‘cuuuuuup’ bibir Donghae sekarang tepat menempel di bibir Eun Jae. ‘ woahh, Lembut sekaliii’ Eun Jae memejamkan mata untuk menikmati kecupan penuh cinta dari Donghae.

*Eun Jae POV*

Dan..tiba tiba,,”Houii..” tepuk tangan riuh datang begitu saja.Kulihat sekeliling,ternyata ada banyak teman temanku dan Donghae oppa.Ternyata mereka dari tadi bersembunyi,ada yang di balik Gorden,Pintu,bahkan di bawah mejapun ada..aduhh,tambah malu rasanya,

“kenapa mereka ada di sini oppa ??” kataku sambil menatap lantai saking malunya.

“memangnya kenapa ?? mereka oppa yang undang lohh..biar mereka jadi saksi cinta kita,dan..untuk balasanmu,karena kau sudah membiarkan oppa menahan perasaan yang menyiksa oppa selama ini” katanya sambil berlari mengelilingi ruangan.”oppa..” kataku mengejarnya,lalu ku oleskan coklat cair ke wajah Donghae oppa..,,And Finally…kami pun bersenang senang..dan teman teman kami hanya melihat kami sambil tertawa dan..tentu saja,mencicipi coklat yang super banyak itu.

~~FIN~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s